You need to enable javaScript to run this app.

Inovasi Kartu Rekomendasi Asesmen di MTs Negeri Manggarai Berbasis KBC

  • Senin, 27 April 2026
  • Administrator
  • 6 komentar
Inovasi Kartu Rekomendasi Asesmen di MTs Negeri Manggarai Berbasis KBC

Inovasi Kartu Rekomendasi Asesmen di MTs Negeri Manggarai Berbasis KBC

Reo, 27 April 2026

MTs Negeri Manggarai terus berupaya melakukan inovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun karakter dan tanggung jawab peserta didik. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah penerapan kartu rekomendasi asesmen yang berbasis pada Kurikulum Berbasis CINTA (KBC). Inovasi ini hadir sebagai bentuk evaluasi yang tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga menekankan pada sikap, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Latar Belakang Inovasi

Lahirnya inovasi ini tidak terlepas dari berbagai keluhan yang disampaikan oleh guru dan orang tua siswa, terutama sejak masa pandemi Covid-19 yang memaksa pelaksanaan pembelajaran secara daring (online). Dalam praktiknya, pembelajaran daring sering dijadikan alasan oleh sebagian siswa untuk mengabaikan tanggung jawab akademik, seperti tidak membuat catatan pelajaran dan tidak menyelesaikan tugas dengan baik.

Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kedisiplinan belajar, lemahnya budaya literasi, serta berkurangnya rasa tanggung jawab siswa terhadap proses pembelajaran. Melihat fenomena ini, MTs Negeri Manggarai mengambil langkah strategis melalui penerapan kartu rekomendasi asesmen sebagai upaya mengembalikan budaya belajar yang baik sekaligus memperkuat karakter siswa.

Kartu rekomendasi asesmen ini juga dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa memberikan perlakuan yang sama antara siswa yang tertib dan bertanggung jawab dengan siswa yang tidak menunjukkan sikap serupa merupakan suatu ketidakadilan. Oleh karena itu, sistem ini dirancang untuk memberikan penilaian yang lebih objektif, adil, dan proporsional berdasarkan perilaku nyata siswa.

Indikator Penilaian

Dalam implementasinya, kartu rekomendasi ini memuat berbagai indikator penting yang menjadi tanggung jawab siswa, antara lain:

  • Literasi menulis, berupa catatan pelajaran pada setiap mata pelajaran
  • Penyelesaian tugas mata pelajaran secara konsisten
  • Partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler
  • Pelaksanaan kegiatan spiritual, seperti sholat fardhu secara rutin
  • Kedisiplinan dalam penampilan, termasuk rambut rapi dan pendek bagi siswa laki-laki
  • Persentase kehadiran di madrasah
  • Keterlibatan dalam kegiatan positif yang bernilai pendidikan

Alur Pelaksanaan Kartu Rekomendasi Asesmen

Proses pelaksanaan kartu rekomendasi asesmen dilakukan secara terstruktur dan melibatkan berbagai pihak di lingkungan madrasah. Sekitar dua minggu hingga satu bulan sebelum pelaksanaan asesmen, kartu rekomendasi sudah dibagikan kepada siswa melalui wali kelas.

Selanjutnya, siswa secara aktif menemui bapak dan ibu guru mata pelajaran untuk meminta penilaian dan tanda tangan. Dalam proses ini, siswa wajib membawa kelengkapan catatan pelajaran serta tugas-tugas yang telah dikerjakan. Apabila seluruh komponen tersebut dinilai lengkap dan memenuhi standar, maka guru mata pelajaran akan memberikan tanda tangan pada kolom yang tersedia sesuai bidangnya masing-masing.

Setelah seluruh guru mata pelajaran memberikan validasi, siswa kembali kepada wali kelas untuk dilakukan pengecekan lanjutan. Wali kelas akan menilai beberapa aspek penting, antara lain:

  • Kerapian rambut dan penampilan siswa
  • Kedisiplinan dalam pelaksanaan ibadah sehari-hari
  • Persentase kehadiran
  • Keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler

Apabila seluruh aspek tersebut telah terpenuhi dengan baik, maka wali kelas memberikan tanda tangan pada kartu rekomendasi asesmen sebagai bentuk persetujuan.

Tahap berikutnya, kartu tersebut diserahkan kepada Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum (Wakamad Kurikulum) untuk diverifikasi lebih lanjut, kemudian diteruskan kepada Kepala Madrasah untuk pengesahan akhir.

Setelah melalui seluruh tahapan tersebut, siswa yang dinyatakan memenuhi kriteria akan diumumkan secara resmi di lingkungan madrasah sebagai peserta yang layak mengikuti asesmen. Pengumuman ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi siswa.

Dampak dan Relevansi Inovasi ini. 

Dampak positif dari inovasi ini sangat terasa dalam hubungan antara guru dan siswa. Interaksi keduanya menjadi lebih erat dan saling membutuhkan dalam proses pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing karakter, sementara siswa lebih termotivasi untuk menunjukkan sikap tanggung jawab.

Lebih jauh, penerapan kartu rekomendasi asesmen ini juga selaras dengan nilai-nilai dalam Asta Protas Menteri Agama, yang menekankan pentingnya penguatan karakter, spiritualitas, dan integritas dalam pendidikan madrasah.

Selain itu, transparansi dalam proses dan pengumuman hasil memberikan rasa keadilan bagi siswa. Mereka yang telah berusaha dengan sungguh-sungguh merasa lebih dihargai ketika namanya disebutkan di hadapan seluruh warga madrasah. Hal ini sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat dan positif.

Penutup

Dengan demikian, inovasi kartu rekomendasi asesmen berbasis Kurikulum Berbasis CINTA (KBC) ini tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa. MTs Negeri Manggarai telah menunjukkan bahwa pendidikan yang responsif terhadap permasalahan nyata, adil, dan berorientasi pada nilai-nilai karakter mampu menciptakan generasi yang unggul secara akademik sekaligus berakhlak mulia.

Bagikan artikel ini:

6 Komentar

"Dengan adanya program ini siswa diajarkan untuk disiplin dan bertanggung jawab serta dibiasakan menulis sekaligus membaca"
27 Apr 2026 06:57 Layla
"Kreativitas adalah memikirkan hal hal baru Inovasi adalah melakukan hal hal baru dan Sukses Madrasah adalah Sukses umat"
27 Apr 2026 06:56 Pemerhati Pendidikan
"salah satu program bagus yang harus di contoh oleh madrasah lain mantap mts negeri manggarai"
27 Apr 2026 06:16 Nurul
"Dengan adanya Kartu Rekomendasi ini ada perubahan karakter untuk siswa sehingga mulai tumbuh tanggung jawabnya Semoga siswa kita selalu istiqamah kedepannya Aminn"
27 Apr 2026 06:07 Muhammad Taufan
"Semoga melalui inovasi kebijakan ini para siswa dapat istiqomah dalam memenuhi tugas dan tanggung jawab akademiknya"
27 Apr 2026 05:54 Arman DM
"Semoga Allah meridhoi untuk generasi yang lebih baik"
27 Apr 2026 05:49 Jiyanto

Beri Komentar

Jiyanto, S.E

- Kepala Sekolah -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Pendidikan adalah produk kreatifitas yang sangat luar biasa, aktifitas pendidikan pada hakikatnya adalah sebuah usaha untuk...

Berlangganan
Banner